Sejumlah Tokoh Raih Penghargaan Beli Indonesia Award

award

Sejumlah Tokoh Raih Penghargaan Beli Indonesia Award

Beliindonesia.com, Jakarta – Pada Kongres kedua Gerakan Beli Indonesia yang dilangsungkan pada 3-5 Oktober 2016 di SMESCO Jakarta, Gerakan Indonesia akan memberikan penghargaan sebagai apresiasi terhadap Pimpinan Daerah, Kesatuan, Institusi, atau organisasi, serta perorangan atas darmabakti, jasa dan atau gagasan yang telah diberikan dalam membangun karakter masyarakat yang dipimpin dan upaya untuk mengembangkan dan memajukan perekonomian anak bangsa.

Bupati Kulonprogo, dr. Hasto Wardoyo SP.OG (K) adalah salah satu sosok kepala daerah inspiratif pilihan Gerakan Beli Indonesia, Pangaji Cakra Buana Beli Indonesia Award 2016 diserahkan secara langsung oleh Guruh Soekarno Putra. Hal ini sebagai apresiasi atas sepak terjangnya dalam mengupayakan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat yang di pimpinnya patut di acung jempol. Bagaimana tidak melalui gerakan Bela dan Beli Kulonprogo-nya, telah mempu menurunkan kemiskinan dari 22,5 persen pada 2013, pada pada akhir 2015 dilaporkan bahwa kemiskinan di kulonprogo turun menjadi 12 persen saja.

Bupati Kulonprogo menjelaskan bahwa gerakan yang mulai dirintis sejak tahun 2012 yang lalu itu memang di tujukan untuk untuk menciptakan pasar bagi produk petani, pengrajin, perternak di daerahnya dengan begitu kemiskinan akan berkurang dan kesejahteraan rakyatkan akan terwujud. “Madhep Mantep Mangan Pangane Dewe,  Madhep Mantep Ngombe Banyunu Dewe, Madhep Mantep Nganggo Barange Dewe. Itu yang menjadi jargon masyarakat Kulonprogo untuk bangkit dari daerah paling tertinggal di DIY.

Pangaji Cakra Buana, sebuah penghargaan yang diberikan kepada pimpinan daerah atas inisiatif, gagasan, serta komitmen yang telah ditunjukkan dalam membangun karakter rakyat yang dipimpinnya, juga upaya yang telah dilakukan dalam pembelaan ekonomi anak bangsa pada umumnya dan mendorong bertumbuhnya ekonomi kerakyatan pada khususnya.

“Para  Pahlawan pendahulu kita mengatakan  “Merdeka atau Mati “, kita hanya diminta mengatakan lebih baik kelaparan daripada makan produk import” jelaskan Hasto jika ingin lepas dari belenggu kemiskinan. Hadapi MEA, Lawan Teknologi Dengan Ideologi, pungkasnya.

Selain Pangaji Cakra Buana, Gerakan Beli Indonesia juga memberikan Pangaji Danadyaksa kepada PP ‘Aisyiyah, Sebuah organisasi ortonomi bagi wanita muhammadiyah dimana Kiprah dan sepak terjangnya dalam memberikan corak tersendiri dalam ranah social, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan yang dari waktu ke waktu terus berkembang keseluruh penjuru tanah air. Sejak pertemuan dengan gerakan Beli Indonesia pada tahun 2012, ‘Aisyiyah kembali bersemangat untuk memajukan kehidupan masyarakat khususnya dalam pengentasan kemiskinan dengan memberdayakan ekonomi rakyat kecil dan menengah serta pengembangan ekonomi kerakyatan keluarga besar ‘Aisyiyah sendiri.

Pangaji Danadyaksa adalah sebuah penghargaan yang diberikan kepada institusi, komunitas, atau organisasi kemasyarakatan yang bekerja dengan visi kemandirian ekonomi anak bangsa melalui program-program yang mampu menumbuhkan sikap pembelaan terhadap produk sendiri serta memunculkan karakter nasionalisme ekonomi.

Tidak ketinggalan pula dalam Beli Indonesia Award 2016 juga memberikan penghargaan pada kader-kader pejuang di garis terdepan dalam menggelorakan Gerakan Beli Indonesia, yaitu Pangaji Garuda Pratisara. Sebuah penghargaan yang diberikan kepada individu atas semangat kejuangan, nasionalisme, serta kontribusinya dalam melahirkan inisiatif-inisiatif pergerakan ekonomi anak bangsa dalam mewujudkan visi kemandirian ekonomi dan karakter unggul bangsa Indonesia.

Untuk kategori ini diberikan kepada dr. Udi Suhono, seorang dokter bedah asal Pekalongan yang ketika kemanapun dan agenda apapun selalu menyelipkan pesan Beli Indonesia. Penghargaan ini juga di berikan kepada Andi Wibawa, pengusaha bidang kesehatan asal Kediri. Kegigihannya bersama sang istri untuk terus menghidupkan gerai Beli Indonesia sebagai garda terdepan mengawal proses subtitusi produk asing ke produk milik anak bangsa sendiri. Telah menginisiasi terbentuknya lebih dari 30 gerai Beli Indonesia tidak kurang dalam setahun. Deci Anawati, Srikandri Beli Indonesia itulah label yang disematkan oleh sahabat-sahabatnya. Tegas dan lugas dalam menyampaikan gerakan beli Indonesia, termasuk membawa gerakan ini masuk ke pesantren-pesantren di seluruh Indonesia.

Sosok terakhir kader pejuang inspiratif pilihan Beli Indonesia untuk Pangaji Garuda Pratisara pada Beli Indonesia Award 2016 ini jatuh kepada Sarno Wibowo atau yang lebih dikenal dengan Kapten SAR. “Win or Die Trying” adalah kata yang sering di ucapkan. Keahliannya dalam membangun komunikasi, koordinasi dan jejering dengan berbagai komunitas, tokoh, telah membuat gerakan Beli Indonesia di kenal luas diberbagai kalangan. Bagi Navigator Otak Kanan yang satu ini, Tiada forum kecuali bicara Beli Indonesia.

Apa yang telah mereka semua perbuat untuk ikut membangun karakter dan kesejahteraan sesame, layak untuk menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia.

Sejumlah tokoh ikut menyaksikan secara langsung prosesi penyerahan penghargaan, seperti mantan Menkopolhukam, Laksamana (Purn) Tedjo Edhy, Guruh Soekarno Putra, Marzuki Alie, Riawan Amin, Anies Baswedan, dan ikut di meriahkan oleh Rina Gunawan, Pong Harjadmo, dan masih banyak lagi. ANS

Save

Save

Posted in Berita Utama.

Leave a Reply