IIBF Pay Forward Berikan Dana Stimulus pada 43 UMKM Palu dan Donggala

Palu, Desember 2018.  Hari ini (30/12) bertepatan dengan penyelenggaraan workshop How To Be Debt Free (HTBDF) bagi 123 UMKM mitra binaan IIBF PayForward di masjid Ar-Rahim, Jalan Sam Ratulangi Kota Palu, turut dibagikan stimulus modal kerja bagi 43 pelaku UMKM baru. Hal ini diungkapkan Ahmat Yuli Susanto selaku Koordinator Nasional melalui pesan singkat langsung dari lokasi kegiatan.

“43 UMKM itu berasal dari Palu dan Donggala, dengan modal kerja di dikucurkan pada tahap ini sebesar 90jt rupiah. Sejauh ini sudah 123 UMKM di Palu dan Donggala telah mendapatkan pembinaan juga stimulus modal kerja” terangnya memperinci.

Yuli menerangkan ini adalah bagian dari komitmen IIBF PayForward dalam membantu menggerakkan roda ekonomi guna mempercepat pemulihan ekonomi pasca bencana di suatu daerah.

“Selain program tanggap bencana, pasca bencana juga memegang peranan penting, sayangnya ini masih luput dari perhatian banyak lembaga bahkan pemerintah, maka kami hadir mengambil positioning sebagai lembaga untuk socioekonomi recovery pasca bencana” jelas Yuli.

Yuli kembali mengimbuhkan, selain pembinaan lapangan, lalu pemberian dana stimulus bagi yang memenuhi persyaratan, pihaknya juga memberikan pesan pentingnya pembelaan terhadap produk sesama anak bangsa untuk mempercepat proses recovery ekonomi pasca bencana ini. “Gerakan Beli Indonesia tidak lupa kami sampaikan agar menjadi ruh baru dalam membangun ekonomi disini” .

Heppy Trenggono, Presiden IIBF mengaku bangga melihat apa yang dilakukan oleh sahabat pejuang kader IIBF dalam merespon berbagai persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia.

“Dalam berbagai konteks kader IIBF tidak hanya bergerak namun juga menemukan positioningnya sendiri. IIBF PayForward misalnya, bergerak dengan konsep yang jelas, mengambil peran yang pas, menjawab persoalan yang luput dari relawan lain, bahkan luput dari perhatian pemerintah” terang presiden IIBF

“Positioning adalah kata kunci yang menjadi ciri khas IIBF. Memiliki positioning artinya memiliki misi yang jelas, bergerak bukan karena latah, tetapi karena sebuah panggilan perjuangan yang harus dilakukan dengan rasa tanggung jawab dan kejujuran” tuturnya menjelaskan.

Ahmat Yuli juga menyampaikan bahwa bersamaan dengan kegiatan workshop pembinaan hari ini, di buka juga pendaftaran kelas bisnis gratis. Sebanyak 32 orang melengkapi formulir pendaftaran yang selanjutnya akan diseleksi menjadi 20 perserta maksimal.

Bagi yang ingin terlibat dalam program-program recovery pasca bencana bisa menghubungi IIBF PayForward, Ahmad Yuli Susanto 085601793850. ANS

Leave a Reply