Biasakan Berbuat Baik

Yogyakarta , 26/02/2014.   Orang sukses itu memiliki karakter sukses.  Kebiasaan-kebiasan mereka sangat berbeda dengan kebiasaan yang dimiliki orang biasa.  Mereka melakukan hal-hal yang tidak mau dilakukan orang biasa.  “Bangun pagi, kerja keras, disiplin, hemat dan lain-lain adalah contoh kebiasaan orang yang memilih menjadi orang sukses,” kata Heppy di depan 600 mahasiswa  di kampus Universitas Muhammadyah Yogyakarta (UMY), Rabu pagi. Karakter sukses ini tidak hanya dimiliki oleh pribadi tetapi juga sebuah bangsa yang sukses juga memiliki karakter yang  sama.  Maka bangsa-bangsa  besar di dunia adalah adalah bangsa yang memilki karakter itu.  Kebiasaan dan cara hidup sehari-hari bangsa itu  berbeda dengan cara dan kebiasaan yang dimiliki bangsa miskin.

Orang atau bangsa yang sukses selalu  memiliki satu kebiasaan, yakni  melakukan kebaikan.  “Setiap kali terjadi bencana di negara lain, negara-negara kaya berlomba-lomba untuk memberi bantuan,”  Heppy memberi contoh.  Mengapa? Itulah kebiasaan bangsa sukses, selalu melakukan kebaikan.  Seseorang yang sukses biasa bersedekah kepada orang atau menyantuni para anak yatim.  Kebiasaan yang sesungguhnya bisa dilakukan oleh semua orang tetapi hanya biasa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja.  Orang yang tidak biasa memberi atau bersedekah kepada orang miskin,  selalu punya alasan untuk tidak melakukannya.  “Tidak mendidiklah, takut dibilang sok dermawan,  tidak enak dilihat orang dan lain-lain sebab  yang bisa dijadikan alasan untuk tidak melakukannya,” ungkap Heppy.

Bagi orang yang biasa berbuat baik, melakukan kebaikan tidak ada urusan dengan penilaian orang lain karena dia memiliki alasan kuat untuk melakukan itu, yakni nilai yang dia miliki.  Dia meyakini bahwa kebaikan itu yang akan mengantarnya pada kesuksesan. “Bukan karena sukses dulu baru berbuat baik tetapi berbuat baik itulah yang membuatnya sukses,” tegas Heppy.  Sama dengan orang yang mengatakan akan meminum air putih jika sudah sehat, padahal  justru dengan minum air putih itu yang akan membuatnya sehat.  “Kebaikan itu adalah mata uang yang berlaku dimana-mana.  Dan orang yang senang melakukan kebaikan hidupnya jauh dari kesulitan,” ungkap Heppy.  Karena bahagia tidak diukur dari seberapa banyak uang atau seberapa besar asset yang kita miliki tetapi seberapa banyak rasa syukur kita terhadap apa yang kita miliki.

Selain kebaikan, orang  sukses itu memiliki  kehidupan spiritual yang kuat.  Terlepas dari apapun bentuk spiritualitas itu.  “ Jika anda ingin menjadi orang sukses kenalilah Tuhan anda dan jangan jauh-jauh dariNya,” kata Heppy.  Hidup, kata Heppy tidak selalu datar dan menyenangkan, tetapi lebih banyak keadaan sulit dan mendaki  yang kita hadapi. Orang yang dekat dengan Tuhannya dalam keadaan sulit  justru kerap menemukan jalan suksesnya. Sebaliknya orang yang jauh dari Tuhannya dalam keadaan berlimpah  sekalipun pun sulit mendapatkan kebahagiaan.   Spiritualitas itu adalah sikap percaya dan yakin terhadap adanya Tuhan,  yakni zat yang memiliki kekuasaan dan kekuatan yang maha  di atas segalanya.  Dia membuat aturan dan jalan yang harus ditempuh manusia di dalam hidupnya. Mengikuti jalan itu dan meyakini dengan taat dan patuh semua aturannya adalah jalan mencapai kesuksesan itu.

Yang terakhir, kata Heppy orang sukses dalam hidupnya adalah orang yang  memiliki ketrampilan jualan.  “Jangan malu untuk berjualan”, katanya. Orang yang terampil dalam jualan adalah orang yang memiliki  sifat-sifat unggul. Dia pandai menghargai waktu, mengatur keuangan, menghormati orang lain,  gigih, tekun, sabar menghadapi keadaan dan lain-lain.  Jualan itu adalah bentuk kecerdasan ekonomi yang paling dasar.  Orang yang cerdas ekonomi maka dia akan memiliki kemerdekaan  ekonomi. Merdeka dalam ekonomi maka dia merdeka dalam kehidupannya.  Semua bangsa besar dan jaya di setiap zaman adalah bangsa yang memiliki kecerdasan ini.  “Obama datang ke Indonesia yang dia urus adalah soal jualan. Dia tanya bagaimana kontrak pembelian pesawat, kontrak perusahaan Amerika di sini dan lain-lain,”  jelas Heppy.   Isu lain yang dibawanya dalam pembicaraan itu adalah  cara untuk mensukseskan jualannya itu.

Di bagian akhir presentasinya Heppy mengatakan,  jika anda ingin menjadi orang sukses maka bergaulah dengan orang sukses. Lakukan seperti yang mereka lakukan, berfikir dan bertindaklah sebagaimana mereka berfikir dan bertindak. (2as)

Leave a Reply